kandungan kulit buah kopi



RP 35.000
JL.BALAIDESA NO.28 JATIRAYA , JATIASIH BEKASIH


JUAL KOPI-Kopi adalah salah satu produk makanan paling penting di dunia dan menempati urutan kedua setelah minyak mentah. Tanaman ini biasanya dapat tumbuh di daerah tropis dan subtropis. Produsen kopi di dunia nomor sekitar 60 negara dan Indonesia adalah produsen kopi terbesar keempat di dunia, dengan output tahunan 686.763 ton (pada 2007). Di Indonesia, ada dua jenis kopi terkenal, arabika (kopi arabika) dan Robusta (kopi canephora). Perbedaan antara kedua jenis kopi terletak pada rasanya, area tumbuh dan kandungan kafein. Kopi arabika umumnya ditanam di dataran tinggi, sedangkan kopi robusta umumnya ditanam di dataran rendah. Kopi robusta umumnya dianggap sebagai kopi kelas dua karena memiliki rasa pahit, kandungan kafeein yang tinggi, dan rasa agak asam, tetapi kopi ini lebih tahan terhadap hama dan penyakit. Sementara itu, kopi Arabika adalah jenis kopi nomor satu di mana kandungan kafeinnya lebih rendah dan rasanya asam.

Di sisi lain, penanaman kopi juga dapat dipengaruhi oleh kondisi iklim di wilayah di mana kopi Arabika dan Robusta memiliki berbagai jenis iklim untuk tumbuh. Persyaratan iklim untuk kopi Arabika adalah antara 6 dan 9 oLU dan 24 oL garis lintang, tinggi penanaman antara 1.250 dan 1.850 m di atas permukaan laut, curah hujan 1.500 hingga 2.500 mm / tahun dan suhu rata-rata 17 hingga 21oC. Sementara persyaratan iklim untuk kopi Robusta adalah antara 20 dan 20 oLu garis lintang, area penanaman adalah antara 300 dan 1500 m ketinggian, curah hujan adalah 1500 hingga 2500 mm / tahun dan suhu rata-rata adalah 21-24oC.

Kopi adalah tanaman abadi dengan pohon berbentuk semak tegak dengan ketinggian antara 2 dan 5 m. Di pohon, ada batang yang agak tipis, lurus dan berjumbai. Daunnya berbentuk oval, panjang 10-15 cm dan lebar 4-6 cm. Warna daunnya hijau tua dengan sedikit kerutan di permukaannya. Pohon kopi mulai berbuah 5-7 tahun setelah tanam. Buah kopi memiliki permukaan yang licin dan kulitnya keras. Biasanya buah-buahan muda berwarna hijau tetapi berubah merah ketika matang. Gambar 1 di bawah ini menunjukkan bentuk pohon kopi.



Tanaman kopi

Dalam penggunaannya, kopi yang digunakan adalah biji kopi. Biji ini biasanya diproses sehingga dapat dikonsumsi langsung oleh manusia dalam bentuk minuman. Bentuk olahan umumnya dalam bentuk bubuk agar mudah dijual atau diekspor. Perawatan biji kopi ini dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu proses kering dan proses basah. Selama proses pengeringan, biji kopi yang dipanen kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari, kemudian biji kopi dapat dipisahkan secara mekanis dari kulit dan daging. Untuk proses basah, buah direndam dalam air dan nantinya akan rusak sehingga biji dapat terpisah dari kulit dan daging buah.

Dalam proses mengubah buah kopi menjadi makanan yang akan dikonsumsi sebagai minuman kopi, bagian dari buah yang diambil terdiri dari biji kopi. Seperti kita ketahui, buah kopi memiliki beberapa bagian, seperti terlihat pada Gambar 2.



Di dalam biji kopi

Biji kopi diproses sehingga bisa digunakan nanti oleh lelaki. Dalam prosesnya, beberapa bagian buah ditolak, yaitu ampas (mesocarp), kulit (exocarp), lendir dan perkamen (endocarp). tentang berat total buah kopi yang diolah menjadi biji kopi, antara 40 dan 45% diproduksi oleh kulit biji

BACA JUGA:

Reviews:

Posting Komentar

buah kopi | buah kopi coklat | kandungan biji kopi |manfaat buah kopi | kandungan kulit buah kopi © 2014 - Designed by Templateism, Distributed By Blogger Templates | Templatelib

Contact us

Diberdayakan oleh Blogger.